Content
Menu Utama
Home
Berita
Hott Links
Hubungi Kami
Cari sesuatu
Acara
Gallery Foto
Forum Diskusi
Peta Situs
Tanya Jawab
Buku Tamu
Pendapat anda
Menurut Anda Pelayanan Puskesmas Karang Joang
Sangat baik
baik
cukup baik
kurang baik
buruk
  
Login
Nama pengguna

Kata sandi

Simpan informasi login di situs ini
Lupa kata sandi anda?
Stats

Waktu: 13:29
Anggota: 1
Kunjungan: 163
Web Links: 5
Pengunjung: 5100
Whos Online
Saat ini terdapat 4 pengunjung online

RSS

Downloads
powered_by.png, 1 kB

Mi, Lezat Bergizi tetapi Rawan Formalin! E-mail Cetak
Ditulis oleh Administrator  
Tuesday, 13 November 2007
Oleh Prof. DR. Made Astawan, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi

Mi basah rawan terhadap penambahan formalin dan boraks. Zat kimia ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Sayangnya, kandungan formalin dan boraks hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan laboratorium.

Mi pertama kali dibuat dan berkembang di Cina. Teknologi pembuatan mi disebarkan oleh Marcopolo ke Italia, hingga ke seluruh daratan Eropa. Kini mi populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Mi yang beredar di Indonesia terdiri dari empat jenis, yaitu mi mentah, mi basah, mi kering, dan mi instan. Keempat jenis tersebut mempunyal pasar sendiri-sendiri, dengan jumlah permintaan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 13 November 2007 )
Baca selanjutnya...

416 Views, 4 Comments

Awas, Toksin ada di sekitar kita E-mail Cetak
Ditulis oleh Administrator  
Tuesday, 13 November 2007
Oleh: republika

" Jika timbunan toksin tidak dibersihkan, maka akan mengakibatkan iritasi, peradangan pada jaringan, dan menurunkan fungsi normal dari setiap organ tubuh "

Disadari atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kuman, racun (toksin) berada disekitar kita dan kita hidup bersama dengan mereka. "Ribuan hingga jutaan toksin berada di sekeliling kita dan siap melawan sistem kekebalan ubuh kita," kata dr. M Rusmin, alumnus Fakultas Kedokteran, Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI), Jakarta.
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 13 November 2007 )
Baca selanjutnya...

161 Views, 0 Comments

Menyusui Pada Satu Jam Pertama E-mail Cetak
Ditulis oleh Administrator  
Tuesday, 13 November 2007
Oleh: Th. Irawati

Judul diatas merupakan tema Pekan (1-7 Agustus) ASI Sedunia tahun 2007.

Sudah tidak dapat dpungkiri lagi bahwa ASI merupakan mukjizat dari Tuhan yang diberikan kepada umatnya melalui ibu yang menyusui bayinya dengan ASI. ASI adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi, baik fisik, psikologi, sosial maupun spiritual. Dan pemberian ASI selama 1 jam pertama dalam kehidupannya dapat menyelamatkan i juta nyawa bayi.
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 13 November 2007 )
Baca selanjutnya...

252 Views, 2 Comments

Penilaian pengguna: / 2
Ditulis oleh Administrator  
Thursday, 08 November 2007
Perkembangan Kesiapsiagaan Status Awas Gunung Kelud
01 Nov 2007 www.depkes.go.id



Laporan Perkembangan Kesiapsiagaan Status AWAS Gunung Kelud di Kab.Kediri dan Kab.Blitar Prov. Jawa Timur, berdasarkan informasi dari PPK Regional Jawa Timur, Dinkes Kab. Kediri, Dinkes Kab. Blitar dan Staf PPK Depkes yang berada di lokasi sampai tanggal 28 Oktober 2007 pukul 20.00 WIB sebagai berikut:
Terakhir diperbaharui ( Saturday, 10 November 2007 )
Baca selanjutnya...

175 Views, 0 Comments

5% Kematian Balita Disebabkan Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi E-mail Cetak
Penilaian pengguna: / 5
Ditulis oleh Administrator  
Monday, 30 May 2005
02 Nov 2007

Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti TBC, Diphteri, Pertusis, Campak, Tetanus, Polio, dan Hepatitis B merupakan salah satu penyebab kematian anak di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah akibat PD3I. Agar target nasional dan global untuk mencapai eradikasi, eliminasi dan reduksi terhadap PD3I dapat dicapai, cakupan imunisasi harus dipertahankan tinggi dan merata sampai mencapai tingkat Population Immunity (kekebalan masyarakat) yang tinggi. Kegagalan untuk menjaga tingkat cakupan imunisasi yang tinggi dan merata dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) PD3I.
Terakhir diperbaharui ( Thursday, 08 November 2007 )
Baca selanjutnya...

469 Views, 1 Comment

Kasus Flu Burung Asal Tangerang, Meninggal Dunia E-mail Cetak
Penilaian pengguna: / 1
Ditulis oleh Administrator  
Tuesday, 07 December 2004
ES (P, 30 th) warga Jl. Rasuna Said RT 04/06 Cipete, Kec. Pinang, Kab. Tangerang, Propinsi Banten yang dinyatakan telah positif Flu Burung (H5N1), meninggal Sabtu, 3 November 2007 pukul 13.30 WIB, di RS Persahabatan.

Dengan demikian, di Propinsi Banten terdapat 18 kasus positif flu burung, 15 orang diantaranya meninggal dunia. Secara kumulatif kasus Flu Burung di Indonesia mencapai 112 orang, 90 orang diantaranya meninggal dunia. Angka kematiannya (Case Fatality Rate = CFR ) 80,35%.

Terakhir diperbaharui ( Thursday, 08 November 2007 )
Baca selanjutnya...

214 Views, 0 Comments